balti mo revelo kesehatan,parenting,Tips 6 Manfaat ajarkan anak puasa sejak dini !

6 Manfaat ajarkan anak puasa sejak dini !



Anak-anak yang belum memasuki pubertas memang tidak diharuskan melakukan puasa di bulan Ramadhan ini. Namun, sebagai orang tua tidak ada salahnya mengajar puasa sejak usia dini hingga anak-anak. Diharapkan bahwa ketika anak wajib berpuasa nanti, ia dapat melaksanakan ibadahnya dengan baik. Meskipun mengajar puasa kepada anak-anak mungkin sulit, ternyata ada banyak manfaat untuk memperkenalkan puasa kepada anak-anak sejak usia dini.

Halaman Teman Keluarga Kemendikbud menjelaskan bahwa setidaknya ada 7 manfaat untuk memperkenalkan manfaat puasa kepada anak-anak:

1. Mengembangkan kecerdasan spiritual Anak-anak sejak awal yang terlatih dalam puasa akan meningkatkan iman mereka kepada Allah. Ini akan berdampak pada peningkatan kepatuhan menjalankan perintah agama.

Tidak hanya melakukan puasa, di bulan Ramadhan anak-anak juga dapat diajak melakukan sholat bersama tarawih lainnya. Diyakini, dengan melakukan puasa, tarawih, dan berbagai kegiatan keagamaan di bulan Ramadhan, kecerdasan spiritual anak-anak akan tumbuh.

2. Mengembangkan kecerdasan emosional

Puasa juga identik dengan menahan nafsu; menahan rasa lapar, haus, marah, dan berbagai aspek negatif lainnya. Dengan berpuasa, anak-anak berlatih mengendalikan emosi, menahan hasrat, serta memadamkan hasrat mereka. Melalui puasa, kontrol diri terjadi perlahan tapi pasti. Kontrol diri akan terus tumbuh seiring kemampuan anak untuk berpuasa.

3. Mengembangkan kecerdasan interpersonal.

Kecerdasan interpersonal adalah kecerdasan yang memungkinkan seseorang untuk memahami perasaan, suasana hati, keinginan, dan temperamen orang lain. Ramadhan adalah kesempatan bagi orang tua untuk mengajar anak-anak untuk berbelas kasih dengan teman-teman mereka yang kurang beruntung. Orang tua dapat mengundang anak-anak ke panti asuhan, daerah kumuh atau mengundang anak yatim untuk berbuka bersama. Melalui kegiatan ini, empati, perhatian, dan kasih sayang akan muncul kepada orang lain.

4. Mengembangkan kecerdasan intelektual

Menurut penelitian puasa meningkatkan hormon pertumbuhan yang mengatur proses metabolisme dan meningkatkan fungsi otak. Puasa juga diyakini dapat meningkatkan protein dalam produksi otak. Protein ini membantu meremajakan dan meregenerasi sel batang otak. Protein ini juga dapat meningkatkan fungsi memori dan motorik. Dengan peremajaan dan regenerasi sel-sel otak saat puasa, kemampuan otak untuk berpikir, bernalar, dan berkreasi akan meningkat.

5. Mempercepat pertumbuhan

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh American College of Cardiology di New Orleans, puasa memicu peningkatan hormon pertumbuhan. Hormon ini diproduksi oleh kelenjar hipofisis, tepat di lobus anterior. Hormon pertumbuhan berfungsi mengatur pertumbuhan tinggi badan, membantu pembentukan otot dan tulang. 6. Gaya hidup sehat

Dalam puasa, anak-anak memiliki pola makan yang lebih teratur. Sahur saat fajar dan berbuka puasa saat matahari terbenam. Ini akan menyebabkan proses metabolisme menjadi lebih lancar. Perut juga bisa istirahat dan tidak bekerja terus menerus sepanjang hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *